Angesti adalah seorang Program Director di sebuah televisi swasta. Ia dikelilingi oleh teman dan kolega yang super konyol --kalau tak mau disebut gesrek bahkan keluarganya sendiri seperti itu. Untuk itu, di usianya yang sudah 28 tahun, ia bertekad bisa mendapatkan lelaki serius agar hidupnya bisa lebih tertata. Ia lalu dikenalkan oleh Bima--sahabatnya-- kepada Adam. Berharap, mungkin saja Ad…
Hyunni, wanita yang seperti hantu yang tak terlihat, tetapi memiliki jiwa yang hidup. Wanita itu seperti manusia, tetapi tidak ada yang menyadari kehadirannya. Demi mencari tahu apa yang terjadi sebenarnya, wanita itu memaksa meminta bantuan pada seorang CEO muda juga tampan yang merupakan satu-satunya orang yang dapat melihat sosoknya. Namun, karena penolakkan dan sikap menyebalkan pria itu, H…
Sudah lebih dari lima puluh anak angkat yang mereka rawat. Padahal, Yuli dan Ahmad Badawi hanya sepasang suami istri sederhana dengan penghasilan yang biasa-biasa saja. Belum lagi, mereka juga berusia paruh baya dan memiliki empat orang anak yang masih butuh perhatian dan biaya yang tidak sedikit. Ini sungguh sebuah drama keluarga yang mengharukan. Tentang tekad yang kuat untuk menunjukkan rasa…
Menikah dengan Narendra tak lantas menjadikan hidup Deya lebih teratur. Deya tetaplah Deya. Wanita dengan absurditas dan kecerobohan tingkat tinggi. Namun, bukan berarti dia tidak bisa menjadi lebih baik. Karena bersama Narendra, Deya belajar untuk hidup lebih teratur dan mengimbangi kesempurnaan sikap suaminya tersebut. Memberikan warna bagi kehidupan tanpa kesenangan yang sebelumnya dimiliki …
Buku ini berisi pembahasan terkait makroekonomi atau ekonomi makro. Terdiri sembilan bab, pembahasan buku ini dibuka dengan perkenalan secara umum terkait ekonomi makro. Kemudian dibahas perihal penentuan pendapatan nasional dan keseimbangan pendapatan nasional dalam perekonomian tertutup maupun terbuka. Berikutnya diuraikan mengenai manajemen perekonomian kebijaksanaan fiskal dan juga moneter.…
Mungkin dongeng Ramayana dalam kehidupan nyata itu memang ada. Kau, aku, tanpa dia sang Rahwana. Lalu aku menjadi Sinta yang paling bahagia. Namun... Kalau aku Sinta, dan kau Rama, lalu mengapa pernikahan kita ini tidak seindah dongeng Ramayana? Kalau aku Sinta, dan kau Rama, lalu dia siapa? Rahwana? Mengapa justru aku menginginkan dia datang dan menculikku pergi jauh? Mengapa?